SALING MENASEHATI DALAM KEBENARAN DAN KESABARAN
Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat yang sangat luar biasa. Pertama nikmat iman. Allah berfirman dalam surat Ali Imran : 91 “sungguh, orang-orang kafir dan mati dalam kekafiran, tidak akan diterima (tebusan) diantara seseorang diantara mereka sekalipun (berupa) emas sepenuh bumi, sekiranya dia hendak menebus diri dengannya. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang pedih dan tidak memperoleh penolong”. Dan kedua adalah nikmat islam yang telah Allah berikan kepada kita. Allah berfirman pada surat Al Imran : 85 “dan barang siapa yang mencari agama selain islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi”. So menurut saya nikmat terbesar di dunia adalah nikamat iman dan islam, kamu gimana?. Tentu tidak lupa shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada qudwah hasanah kita nabi Muhammad SAW. Beserta keluarga sahabat dan pengikutnya yang senantiasa istiqomah di jalannya, dan jangan lupa kita berdo’a semoga kita termasuk pengikutnya tersebut…. Amiin.
Kita gak pernah tahu tentang kapan kematian datang menghampiri tapi satu yang sangat kita ketahui bahwa kita pasti akan mati. Sebagaimana firman Allah : semua yang bernyawa akan mengalami kematian kemudian hanya kepadanyalah kamu dikembalikan. Terkadang kita berpikir bahwa hidup ini sangat simple tapi luar biasa kehidupan ini jauh lebih rumit dari yang kita ketahui. Kita kelak akan hidup kekal tapi hanya ada dua tempat dimana kehidpan kekal kelak neraka atau syurga. Terkadang bila kita pikirkan bagaimana kondisi kita setelah mati sangat mengerikan bila kelak terjatuh ke neraka karena neraka adalah seburu-buruknya tempat kembali. Kita sering melihat tentang dunia ini sangat indah karena Allah telah menghiasi dunia ini sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Ali Imran : 14: di jadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan hewan ternak dan sawah lading. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik. Tempat kembali yang baik itu adalah syurga yang sangat luar biasa kenikmatan di dalamnya. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat Ali Imran : 15 : …bagi orang-orang yang bertaqwa syurga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, meraka kekal di dalamnya , pasangan-pasangan yang suci, serta ridha Allah. Allah maha melihat hamba-hamba-Nya. Wah asyik banget deh syurga itu, iya kan?. Tapi untuk syurga kita harus mengalami berbagai rintangan dan ujian yang sangat luar biasa. Karena Allah telah berjanji akan memberi kita berbagai ujian, mau tau ujiannya kayak apa? Coba buka Al qur’annya pada surat Al Baqarah : 155 : Dan kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buaha. Dan sampaikanlah kabar gembira pada orang-orang yang sabar.
Nah sekarang dengan ujian-ujian yang ada apakah kita akan patah arang? Apa akan tetap tegar dan bersabar? Dengan sabar kita akan mendapat ampunan dan rahmat karena kita tergolong sebagai orang-orang yang mendapatkan petunjuk. Coba kita perhatikan firman Allah pada surat Al Baqarah : 157 “ mereka itulah yang memperolah ampunan dan rahmat dari tuhannya, dan mereka itulah yang mendapat petunjuk. Makanya bagi temen-temen yang sedang diuji sama kesulitan kuliah, ekonomi, keluarga, dan sebaginya. Yang sabar aja ya. Ingat Allah tidak akan menguji seseorang melainkan orang itu sanggup menanggungnya. Yuk kita lihat lagi Al qur’an sebagaimana orang-orang beriman berpedoman. Lihat dan renungi surat Al Baqarah : 286 “Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatanyang ia kerjakan”. Nah ini adalah hujah yang harus kita pegang. Ok teman. Terus gimana kalau beban yang kita dapatkan besar banget sampai kadang-kadang kita berpikir gak sanggup melewatinya. Allah beri kita solusi kok. Coba perhatikan masih pada ayat yang sama Allah ber firman “(mereka berdo’a) : ya tuhan kami, janganlah engkau hokum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya tuhan kami, janganlah engkau membebani kami dengan beban yang berat sebagaimana beban yang engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya tuhan kami, janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir. Nah lihat temen-temen do’anya bagus bangetkan. Do’a ini adalah salah satu do’a yang ada di Al Matsurat yang dibaca pagi dan petang.
Saya coba menulis seperti ini dalam rangka saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran agar saya tidak termasuk orang-orang yang berada dalam kerugian. Sebagaimana firman Allah pada surat Al ‘Ashr. Tapi gak Cuma saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran aja sih agar gak jadi orang yang dalam kerugian tapi harus jadi orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih. Moga aja kita tergolong orang-orang beriman. Tapi temen-temen udah tau belum cirri-ciri orang beriman? Mau tau gak cirri-ciri orang beriman? Kalau mau, mungkin dalam kajian berikutnya ya.
Wallahua'lam bisshowab-
Ditulis oleh yang fakir dan merindukan perjumpaan terbaik dengan TUHAN nya.
MUJAHIDIN
KAMMI IPB (IZZUDIN AL QASAM)
Kritik dan saran : rohis_9@yahoo.co.id
Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat yang sangat luar biasa. Pertama nikmat iman. Allah berfirman dalam surat Ali Imran : 91 “sungguh, orang-orang kafir dan mati dalam kekafiran, tidak akan diterima (tebusan) diantara seseorang diantara mereka sekalipun (berupa) emas sepenuh bumi, sekiranya dia hendak menebus diri dengannya. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang pedih dan tidak memperoleh penolong”. Dan kedua adalah nikmat islam yang telah Allah berikan kepada kita. Allah berfirman pada surat Al Imran : 85 “dan barang siapa yang mencari agama selain islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi”. So menurut saya nikmat terbesar di dunia adalah nikamat iman dan islam, kamu gimana?. Tentu tidak lupa shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada qudwah hasanah kita nabi Muhammad SAW. Beserta keluarga sahabat dan pengikutnya yang senantiasa istiqomah di jalannya, dan jangan lupa kita berdo’a semoga kita termasuk pengikutnya tersebut…. Amiin.
Kita gak pernah tahu tentang kapan kematian datang menghampiri tapi satu yang sangat kita ketahui bahwa kita pasti akan mati. Sebagaimana firman Allah : semua yang bernyawa akan mengalami kematian kemudian hanya kepadanyalah kamu dikembalikan. Terkadang kita berpikir bahwa hidup ini sangat simple tapi luar biasa kehidupan ini jauh lebih rumit dari yang kita ketahui. Kita kelak akan hidup kekal tapi hanya ada dua tempat dimana kehidpan kekal kelak neraka atau syurga. Terkadang bila kita pikirkan bagaimana kondisi kita setelah mati sangat mengerikan bila kelak terjatuh ke neraka karena neraka adalah seburu-buruknya tempat kembali. Kita sering melihat tentang dunia ini sangat indah karena Allah telah menghiasi dunia ini sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Ali Imran : 14: di jadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan hewan ternak dan sawah lading. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik. Tempat kembali yang baik itu adalah syurga yang sangat luar biasa kenikmatan di dalamnya. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat Ali Imran : 15 : …bagi orang-orang yang bertaqwa syurga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, meraka kekal di dalamnya , pasangan-pasangan yang suci, serta ridha Allah. Allah maha melihat hamba-hamba-Nya. Wah asyik banget deh syurga itu, iya kan?. Tapi untuk syurga kita harus mengalami berbagai rintangan dan ujian yang sangat luar biasa. Karena Allah telah berjanji akan memberi kita berbagai ujian, mau tau ujiannya kayak apa? Coba buka Al qur’annya pada surat Al Baqarah : 155 : Dan kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buaha. Dan sampaikanlah kabar gembira pada orang-orang yang sabar.
Nah sekarang dengan ujian-ujian yang ada apakah kita akan patah arang? Apa akan tetap tegar dan bersabar? Dengan sabar kita akan mendapat ampunan dan rahmat karena kita tergolong sebagai orang-orang yang mendapatkan petunjuk. Coba kita perhatikan firman Allah pada surat Al Baqarah : 157 “ mereka itulah yang memperolah ampunan dan rahmat dari tuhannya, dan mereka itulah yang mendapat petunjuk. Makanya bagi temen-temen yang sedang diuji sama kesulitan kuliah, ekonomi, keluarga, dan sebaginya. Yang sabar aja ya. Ingat Allah tidak akan menguji seseorang melainkan orang itu sanggup menanggungnya. Yuk kita lihat lagi Al qur’an sebagaimana orang-orang beriman berpedoman. Lihat dan renungi surat Al Baqarah : 286 “Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatanyang ia kerjakan”. Nah ini adalah hujah yang harus kita pegang. Ok teman. Terus gimana kalau beban yang kita dapatkan besar banget sampai kadang-kadang kita berpikir gak sanggup melewatinya. Allah beri kita solusi kok. Coba perhatikan masih pada ayat yang sama Allah ber firman “(mereka berdo’a) : ya tuhan kami, janganlah engkau hokum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya tuhan kami, janganlah engkau membebani kami dengan beban yang berat sebagaimana beban yang engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya tuhan kami, janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir. Nah lihat temen-temen do’anya bagus bangetkan. Do’a ini adalah salah satu do’a yang ada di Al Matsurat yang dibaca pagi dan petang.
Saya coba menulis seperti ini dalam rangka saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran agar saya tidak termasuk orang-orang yang berada dalam kerugian. Sebagaimana firman Allah pada surat Al ‘Ashr. Tapi gak Cuma saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran aja sih agar gak jadi orang yang dalam kerugian tapi harus jadi orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih. Moga aja kita tergolong orang-orang beriman. Tapi temen-temen udah tau belum cirri-ciri orang beriman? Mau tau gak cirri-ciri orang beriman? Kalau mau, mungkin dalam kajian berikutnya ya.
Wallahua'lam bisshowab-
Ditulis oleh yang fakir dan merindukan perjumpaan terbaik dengan TUHAN nya.
MUJAHIDIN
KAMMI IPB (IZZUDIN AL QASAM)
Kritik dan saran : rohis_9@yahoo.co.id
Wed Mar 10, 2010 3:28 pm by e_dhy.inspiring_math45
» sikap para pemenang
Tue Sep 29, 2009 11:40 am by husein_kds_43
» SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H
Thu Sep 24, 2009 1:11 pm by Wulan_stafKDS_45
» KAMMI SEMUT 46 SESI II
Tue Aug 04, 2009 3:15 pm by Wulan_stafKDS_45
» KAMMI MENAWARKAN SISTEM EKONOMI APA untuk INDONESIA?
Sun Jul 05, 2009 2:09 pm by husein_kds_43
» kemana aksimu ?
Tue Jun 02, 2009 10:33 am by MIqbalHadid_Sekum_45
» MK minggu ini...
Fri May 08, 2009 9:49 am by Wulan_stafKDS_45
» benarkah kammi hanya untuk mereka yang udah 'paham' ?
Sat May 02, 2009 10:13 am by MIqbalHadid_Sekum_45
» KAMMI BACK TO CAMPUS
Fri Apr 03, 2009 3:17 pm by Wulan_stafKDS_45